Inovasi Teknologi Pengelolaan Sampah Mendunia Ini Buatan Indonesia

Inovasi Teknologi Pengelolaan Sampah Mendunia Ini Buatan Indonesia

Inovasi Teknologi Pengelolaan Sampah Mendunia Ini Buatan Indonesia – Terkait sistem pengelolaan sampah saat ini masih menjadi isu penting dan perhatian serius di banyak negara, termasuk Indonesia. Untuk itu, dibutuhkan pula inisiatif masyarakat agar dapat menekan banyaknya sampah yang ada.

Maka dari ini penemuan berbasis teknologi yang bermanfaat untuk mengelola sampah ini ternyata dibuat oleh orang-orang Indonesia.

1. Mallsampah

Mallsampah merupakan startup asal Makassar yang berdiri sejak 2015 dan kini sudah menjadi perseroan terbatas.

Cara kerja Mallsampah ini adalah menengahi penghasil sampah, baik sampah rumah tangga ataupun kantor, untuk kemudian diperjualbelikan kepada pengepul atau pemulung.

Melalui platform ini, masyarakat juga dapat membeli produk-produk yang ramah lingkungan.

2. Dispenser Mas Eco

Sesuai namanya, Dispenser Mas Eco merupakan dispenser pintar yang telah dirancang dengan memiliki sistem komputerisasi.

Meski masih bersifat prototipe, Dede Nurdiansya, selaku inovator berencana agar Dispenser Mas Eco dapat ditemui di titik-titik keramaian sehingga mendorong masyarakat membawa kemasan minumnya sendiri dan terhindar dari masalah kehausan.

Nantinya, Dispenser Mas Eco ini akan berfungsi hanya dengan menempelkan kartu uang elektronik.

3. TOSS Listrik Kerakyatan

Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Listrik Kerakyatan merupakan program pengolahan limbah organik, seperti dedaunan, rumput, dan pepohonan yang kemudian akan dijadikan sumber energi ekonomi alternatif.

Inovasi ini diciptakan oleh Pemda Klungkung yang bekerja sama dengan STT PLLN dan Indonesia Power. Tidak hanya itu, sampah organis yang berasal dari rumah tangga juga dapat disulap menjadi pakan ikan yang bisa diperjualbelikan.

4. Gringgo

Satu lagi startup yang memiliki ide untuk pengelolaan sampah. Gringgo, yang telah berdiri sejak 2014 dan berbasis di Bali ini merupakan platform yang dapat menghubungkan masyarakat ke tempat pembuangan sampah terdekat agar mudah didaur ulang.

Menariknya, dalam proses pengolahan sampah yang terjadi, baik penghasil sampah, pengumpul, ataupun pendaur ulang bisa menerima hadiah sesuai dengan keterangan yang terdapat pada aplikasi.

5. Angkuts

Inovasi yang satu ini masih berhubungan dengan startup. Dengan nama Angkuts, startup asal Pontianak ini berfungsi untuk menyediakan layanan jasa pengangkutan sampah yang ditargetkan agar memudahkan masyarakat membuat sampah.

Angkuts dapat mengelola sampah yang terdapat di perumahan, restoran, hotel, kantor, bahkan tempat kost. Tidak hanya itu, pemilik sampah pun juga akan dihargai dengan aldo berupa tabungan dana pada aplikasi Angkuts.

Kiriman serupa