Istilah Sains Ini Masih Dianggap Membingungkan

Istilah Sains Ini Masih Dianggap Membingungkan

Istilah Sains Ini Masih Dianggap Membingungkan, – Sains, filsafat dan agama pillar-pillar utama peradaban akhir-akhir ini telah mendapatkan berbagai kritik mendasar. Yang memaksa kita untuk meninjau kembali hakekat masing-masing bidang itu beserta posisinya dalam peradaban manusia hari ini dan nanti.

Orasi ini hanya akan melukiskan pemetaan global saja, yang dimaksudkan sebagai perangsang untuk me-refleksi ulang kiprah perguruan tinggi sebagai institusi yang mengelola pillar-pillar peradaban tersebut, maupun kinerja masing-masing kita didalamnya sebagai pribadi.

Tidak mudah bagi kalangan ilmuwan dan akademisi untuk menjelaskan mengenai sains karena begitu banyaknya istilah eksak yang tidak dipahami oleh mayoritas orang awam. Bahkan, dalam beberapa kasus, tak jarang publik bisa salah dalam mengartikan istilah-istilah yang ada dalam sains. Dan menganggap istilah-istilah tersebut sebagai sesuatu yang rancu.

Tahun cahaya

Mungkin masih ada banyak orang yang menganggap istilah yang satu ini merupakan istilah sains yang rancu dan membingungkan. Mengapa? Oleh orang awam, istilah tahun cahaya ini kerap disamakan dengan tahun biasa. Padahal makna keduanya sangat berbeda dan perbedaannya juga sangat timpang.

Istilah tahun cahaya adalah istilah sains yang digunakan sebagai tolok ukur dalam menentukan jarak objek-objek di alam semesta yang berjarak sangat jauh, misalnya objek A berjarak 1 tahun cahaya dari Bumi. Apa maksudnya? Ini dapat diartikan bahwa cahaya dari objek A tersebut, dengan kecepatan 300.000 km per detik, membutuhkan waktu 1 tahun penuh untuk sampai ke Bumi.

Jadi, makna 1 tahun tersebut bukan setara dengan waktu ukuran tahun Bumi (365 hari), melainkan jauh lebih kompleks daripada itu. Jika dihitung jaraknya berdasarkan satuan kilometer, 300.000 km/detik x 60 detik/menit x 60 menit/jam x 24 jam/hari x 365 hari/tahun yang akan menghasilkan angka sebesar 9,46 triliun kilometer.

Tentu saja penghitungan berdasarkan kilometer bukan cara yang ideal untuk mengukur jarak objek-objek di alam semesta. Itu sebabnya, ilmuwan dan ahli astronomi lebih memilih menyederhanakan satuan tersebut menggunakan satuan tahun cahaya. Jadi, jangan salah lagi, ya! Ukuran 1 tahun Bumi sangat berbeda maknanya dengan ukuran 1 tahun cahaya.

Kloning

Mungkin ada banyak orang yang masih bingung dengan istilah kloning. Tak jarang, mereka menganggap bahwa kloning sama saja dengan pembuahan atau inseminasi buatan biasa. Hal ini wajar terjadi. Pasalnya, kloning memang kerap dianggap tabu untuk dibahas. Padahal, kloning hewan sudah dilakukan sejak era 1950-an.

Seperti ditulis dalam laman Britannica, kloning dapat diartikan sebagai proses duplikasi dari organisme hidup. Proses ini akan menghasilkan salinan atau kopi dari sel-sel organisme yang identik secara genetik. Pada sedikit kasus, kloning sebetulnya juga dapat terjadi di alam liar, misalnya proses replikasi sel organisme secara aseksual (tanpa pembuahan).

Jadi, secara mendasar, kloning dan pembuahan itu berbeda. Pembuahan berarti melibatkan sel sperma jantan dengan sel telur betina. Sementara, kloning hanya melibatkan satu DNA (sel somatik) induk sebagai sel yang diambil untuk diduplikasi menjadi organisme yang identik dengan induknya.

Kiriman serupa