Kesalahan Umum saat Memelihara Hewan

Kesalahan Umum saat Memelihara Hewan

Kesalahan Umum saat Memelihara Hewan, – Memelihara hewan adalah kegiatan yang pasti disenangi oleh pencinta hewan. Selain mengurangi stres, memelihara hewan juga bisa punya banyak manfaat lain, misalnya mengusir rasa kesepian. Melihat hewan peliharaan bermain atau beraktivitas normal saja bisa memberi hiburan tersendiri bagi pencinta hewan.

Tapi tentu semua kesenangan itu hanya bisa didapat kalau hewan peliharaan tumbuh sehat dan bahagia. Maka supaya itu bisa terjadi, kita harus menghindari kesalahan yang bisa membuat hewan peliharaan menderita atau bahkan mati. Ini dia kesalahan umum yang terjadi saat memelihara beberapa jenis hewan. Hindari ya!

1. Mengangkat kelinci dengan memegang telinganya

Sementara buat Anda yang memelihara atau berniat memelihara kelinci, jangan pernah mengangkat kelinci dengan memegang telinganya. Memang, telinga kelinci adalah bagian yang sangat mudah dipegang. Tapi jika Anda lakukan itu, laman RSPCA menyebut bahwa kelincimu bisa stres dan bisa cedera.

Maka kalau Anda mau mengangkat kelinci, lakukan dengan memegang punggung sambil mengangkat bagian bokongnya. Selain itu, jangan angkat terlalu tinggi, karena mereka bisa terluka kalau tiba-tiba lepas atau melompat turun. Dan jangan lupa melakukan itu semua dengan tenang, karena gerakan terburu-buru bisa membuat mereka kaget dan takut.

2. Tidak membelikan roda berputar untuk hamster

Bagaimana dengan memelihara hamster? Salah satu hal pertama yang harus Anda beli adalah kandang untuk hamstermu. Tapi jangan lupakan roda hamster yang bisa digunakan hamster untuk berlari. Roda hamster bukan sekadar mainan untuk hamstermu. Itu adalah kebutuhan alami mereka yang harus Anda belikan.

Kenapa begitu? Karena hamster adalah hewan yang memang suka berlari. Secara alami hamster memang sangat aktif. Di alam bebas, hamster bisa berlari hingga delapan kilometer per hari! Maka kalau Anda gak membelikannya roda hamster, hamster peliharaanmu bisa stres dan obesitas karena kurang gerak.

3. Memotong kuku kucing terlalu dalam

Kalau Anda memelihara kucing, Anda harus menghindari kesalahan yang umum terjadi ini. Jangan pernah memotong kuku kucing terlalu dalam, apalagi sampai habis. Setidaknya ada dua alasannya. Pertama, kucing selalu butuh kukunya untuk memanjat dan mempertahankan diri. Terutama kalau kucingmu masih bebas berkeliaran keluar rumah, dia akan sangat butuh kukunya.

Kedua, memotong terlalu dalam bisa melukai bagian daging di balik kukuknya, dan itu bisa menyebabkan infeksi. Kucing yang kakinya terluka akan jadi lebih agresif, dan biasanya akan suka menggigit karena tidak bisa lagi mempertahankan diri dengan kukunya.

Tapi bukan berarti Anda gak boleh memotong kuku kucingmu. Laman Web MD menyarankan untuk memotong kukunya setiap dua minggu sekali. Tapi lakukan dengan hati-hati dan jangan terburu-buru. Minta bantuan seseorang untuk memegangi kucingmu, dan tunda memotong kuku kalau mood kucingmu sedang tidak bagus.

4. Terlambat membiasakan anjing memakai tali

Kalau Anda memelihara anjing, hal penting yang harus Anda perhatikan adalah Anda wajib mengajaknya jalan-jalan secara rutin. Tanpa jalan-jalan keluar rumah, anjing bisa stres dan melampiaskan stresnya dengan perilaku yang merusak. Selain itu, ia juga bisa sakit karena kurang gerak.

Namun saat mengajak anjingmu jalan-jalan, Anda tentu harus memakaikannya tali supaya bisa mengontrol kelakuannya. Nah,beberapa orang membuat kesalahan yaitu terlambat membiasakan anjingnya memakai tali. Mereka baru mencoba memakaikan tali pada saat anjingnya sudah cukup besar. Itu salah karena bisa membuatnya takut atau marah karena gak terbiasa.

Maka yang harus Anda lakukan adalah membiasakan anjingmu memakai tali sedini mungkin. Mulai dengan memakaikan kalung saat ia masih kecil. Lalu pasang tali pada kalungnya dan mulai mengajar dia berjalan dengan tertib. Kalau Anda biasakan sejak kecil, pasti anjingmu akan lebih mudah diajak jalan-jalan ketika sudah besar.

5. Memberi makan ikan terlalu banyak

Memelihara ikan memang tampak sangat mudah. Sepertinya yang perlu dilakukan hanya memberinya makan lalu membiarkannya berenang ke sana kemari. Tapi jangan salah, memelihara ikan juga punya tantangan tersendiri. Salah satunya adalah menentukan takaran makanan yang paling tepat.

Laman Pet Coach menyebut bahwa memberi makan terlalu banyak adalah penyebab utama kematian ikan. Itu karena memberi makan terlalu banyak akan membuat akuarium dipenuhi sisa makanan ikan. Sudah begitu, banyak makan berarti banyak buang kotoran, dan itu akan semakin memperparah kondisi kotoran.

Jangan lupa bahwa hidup dan berenang di tempat mereka membuang kotorannya sendiri. Maka jika terlalu banyak, tingkat amoniak dan nitrit dalam akuarium akan melonjak, dan kedua zat itu beracun bagi ikan. Plus, kandungan oksigen dalam air akan berkurang.

***

Itulah kesalahan umum yang kerap dilakukan orang yang memelihara hewan. Apapun jenis hewan yang Anda pelihara, pastikan Anda memeliharanya dengan baik karena mereka juga adalah makhluk hidup. Hewan yang sehat dan bahagia pasti akan membuat pemiliknya bahagia juga!

Kiriman serupa