Mobil PCR Tulungagung Diprioritaskan untuk Hasil Tracing

Jika sudah selesai baru akan digunakan untuk umum

Mobil PCR Tulungagung – Keberadaan mobil PCR milik Tulungagung disambut hangat oleh masyarakat. Mereka banyak menanyakan perihal jadwal operasional, serta bagaimana cara mengakses fasilitas rapid test dan tes swab yang ada di dalamnya. Namun nampaknya mereka harus bersabar terlebih dahulu karena sementara mobil ini diprioritaskan untuk hasil tracing pasien positif COVID-19.

1. Masyarakat dialihkan ke rumah sakit swasta yang melayani

Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro menjelaskan mobil ini minimal mampu melayani masyarakat sebanyak 98 orang per hari. Pergerakan mobil tersebut untuk sementara disesuaikan dengan data sebaran COVID-19.

Mobil tersebut diprioritaskan melayani hasil tracing pasien positif corona. “Jadi bagi masyarakat yang ingin melakukan rapid test atau tes swab untuk keperluan lain kita arahkan ke rumah sakit swasta yang melayani terlebih dahulu, ” ujarnya, Rabu (17/06).

2. Bisa hubungi call center untuk pelayanan

Jika seluruh hasil tracing terhadap pasien positif sudah rampung dan dinyatakan selesai, tidak menutup kemungkinan layanan mobil PCR ini akan dibuka untuk umum. Masyarakat nantinya bisa mendapatkan fasilitas rapid test dan tes swab tanpa dipungut biaya.

Baca juga: Kapan Mobil Fortuner Terbaru Akan Masuk Indonesia?

Bagi yang membutuhkan informasi pelayanan mobil PCR ini bisa langsung menghubungi call center di kontak 0355 320119 atau melihat melalui media sosial instagram di akun @rsud.iskak . “Mobil PCR ini untuk sementara kami prioritaskan untuk memeriksa hasil tracing pasien, karena kebutuhannya sangat mendesak,” imbuhnya.

3. Pasca beroperasinya mobil PCR, jumlah temuan kasus meningkat

Pasca beroperasinya mobil PCR ini, jumlah pasien positif COVID-19 di Tulungagung mengalami kenaikan drastis. Dalam rentang waktu mulai 11-17 Juni, jumlah temuan kasus positif bertambah hingga 100 orang. Total jumlah kasus saat ini mencapai 175 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 56 diantaranya dinyatakan sudah sembuh. Selain itu terdapat dua pasien positif yang meninggal dunia. “Saat ini prosentase kesembuhan 32 persen, untuk itu keberadaan mobil PCR ini sangat membantu sekali,” pungkasnya.

Sumber: Idntimes.com

Kiriman serupa