Sistem Bermasalah Honda Setop Produksi

Sistem Bermasalah Honda Setop Produksi Pabrik

Sistem Bermasalah Honda Setop Produksi Pabrik – Pabrik Honda di Turki, Brazil, dan India menghentikan kegiatan operasinya menyusul serangan peretas pada sejumlah line produksi di dunia. Merek Jepang tersebut kini sedang memulihkan kondisi.

Serangan cyber dilaporkan terjadi pada awal pekan ini dengan menargetkan server internal Honda. Peretas masuk ke sistem perusahaan dan menyebarkan virus menurut Poker Online Indonesia seorang juru bicara kepada AFP, dikutip Rabu.

Sejauh ini Honda menjadi salah satu produsen otomotif global yang terpukul imbas pandemi corona (Covid-19). Penurunan penjualan mobil Honda terjadi dalam beberapa bulan terakhir. “Sehingga kami harus kembali menyesuaikan tingkat produksi untuk menjaga stok tetap dalam kondisi sehat,” ucap Billy.

Pada Mei 2020, Honda melaporkan penurunan laba bersih 25,3 persen dari tahun sebelumnya karena penjualan turun enam persen menjadi 14,9 triliun yen atau setara US$138 miliar pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2020.

Serangan siber ini mempengaruhi 11 pabrik Honda, termasuk lima pabrik yang ada di Amerika Serikat menurut laporan media setempat. Produsen mobil di Indonesia memperpanjang masa penghentian sementara operasional pabrik efek corona (Covid-19) hingga Mei 2020.

Honda Prospect Motor mengatakan menambah durasi penghentian produksi hingga 8 Mei. Sebelumnya pabrik Honda di Karawang, Jawa Barat, ditentukan berhenti pada 13-24 April.

“Namun berdasarkan kondisi terkini, kami memutuskan untuk memperpanjang periode tersebut hingga 8 Mei 2020,” kata Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM Yusak Billy melalui pesan singkat, Selasa.

Salah satu produsen otomotif global

Kata dia kegiatan ini tidak dilakukan secara masif untuk memastikan jarak pergerakan karyawan selama latihan minimal satu meter. Sementara karyawan di kantor pusat, selama periode PSBB akan tetap bekerja dari rumah.

Erlan menambahkan setelah seluruh persiapan sesuai protokol, Daihatsu akan mempertimbangkan memulai kembali produksi secara penuh, namun ini dipastikan untuk memenuhi permintaan pasar ekspor saja. Kegiatan produksi juga akan dilakukan dengan jumlah karyawan dan jam kerja terbatas.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19, kami memastikan seluruh proses produksi ADM sesuai dengan peraturan pemerintah, sehingga kesehatan dan keselamatan karyawan tetap terjaga,” kata Erlan.

Beda dari Honda dan Suzuki, Astra Daihatsu Motor (ADM) justru menyebutkan pabriknya telah beroperasi kembali mulai 27 April setelah berhenti pada 10-24 April.

Senior Executive Director ADM Erlan Krisnaring mengatakan kegiatan pertama usai libur dua pekan yakni melatih karyawan pabrik sehingga proses produksi sesuai protokol pencegahan Covid-19.

Billy mengatakan keputusan ini dilatarbelakangi beberapa hal di antaranya permintaan pasar menurun serta kondisi pasokan komponen secara global. HPM diketahui sempat bermasalah pengiriman komponen dari Malaysia dan India.

Juru bicara Honda mengatakan saat ini semua pabrik Honda di Amerika Serikat telah kembali beroperasi, namun belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi perusahaan terkait informasi penting yang berhasil diretas.

Ia memastikan penangguhan sementara usai serangan cyber berdampak terbatas pada bisnis Honda secara global. “Perusahaan masih menyelidiki detail,” ucap juru bicara Honda.

Kiriman serupa